Gubernur dan Wakil Gubernur

Gubernur dan Wakil Gubernur
Tampilkan postingan dengan label lensa media. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lensa media. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Oktober 2013

Pendeta Ajak Masyarakat dan Media Sukseskan Pesparawi




Ketua II Panitia Pelaksana Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) VII Provinsi Kalimantan Barat, Pdt. Matheos Mau, S.Th, Rabu (28/8/2013) mengharapkan partisipasi media massa dan masyarakat dalam mensukseskan pelaksanaan Pesparawi yang akan dihelat di Kota Singkawang. Hal tersebut disampaikannya di sela-sela rapat internal Bidang Dokumentasi, Humas dan Publikasi di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Singkawang.

 Kegiatan Pesparawi VII Provinsi Kalimantan Barat akan diselenggarakan tanggal 21 hingga 25 Oktober. Rencananya perhelatan ini akan diikuti oleh hampir 3000 peserta.

“Pesparawi ini merupakan gawe kita bersama. Oleh karena itu sudah sepantasnya kalau kita masyarakat Kota Singkawang mensukseskan kegiatan tersebut,” paparnya.

Dia menyatakan, setiap Kabupaten/Kota akan mengirimkan 200 an peserta. Dari jumlah peserta saja kalau dikalikan 14 Kabupate/Kota sudah 2.800. Itu belum termasuk supporter, dan lainnya.

“Sangat disayangkan kalau kesempatan tersebut tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat Kota Singkawang” kata Matheos.TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG –

 http://kalbar.kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=155589

Panitia Siap Gelar Pesparawi VII Kalbar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Panitia Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) mematangkan persiapan pelaksanaan Pesparawi VII Tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2013, bertempat di Balairung Kantor Wali Kota Singkawang, Selasa (20/8/2013).

Dalam kegiatan tersebut hadir Wali Kota Singkawang, Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Sekretariat Daerah Provinsi Kalbar dan jajaran pejabat di Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Kasi Bimas Kristen Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kalbar, dan Panitia Pesparawi.

Wali Kota Singkawang, Awang Ishak, dalam arahannya mengharapkan agar panitia yang sudah dibentuk melalui SK Gubernur Provinsi Kalimantan Barat Nomor 627/KESSOS/2011 bekerja secara maksimal, agar kegiatan Pesparawi Kalbar yang akan diselenggarakan di Kota Singkawang tersebut bisa berjalan sesuai dengan tujuan.

"Momen kegiatan ini diharapkan bisa dikemas dengan baik dan bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat khususnya Kota Singkawang. Masyarakat bisa mengemas rumahnya menjadi Home Stay, UMKM akan mendapat tampias rezeki, dan sebagainya" kata Awang.

Sementara itu Kepala Biro Kessos Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Susanto Tri Nugroho, dalam kesempatan tersebut menyampaikan untuk meraih kesuksesan penyelenggaraan Pesparawi VII Provinsi Kalimantan Barat, pihaknya sudah melakukan konsultasi dan koordinasi dengan pimpinan di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

"Dalam waktu yang tidak terlalu lama, kita akan mengumpulkan para Sekda seluruh Provinsi Kalimantan Barat dan panitia diharapkan bisa melaksanakan ekspos terkait dengan persiapan dan permasalahan yang dihadapi" kata Tri.

Ketua Umum Penyelenggaraan Pesparawi VII, Libertus, mengatakan kesiapannya untuk melakukan ekspos.
"Kapan saja kita sudah siap apabila Bapak Gubernur meminta kami selaku panitia pelaksana untuk ekspos. Kegiatan Pesparawi VII ini merupakan gawai kita bersama, kami berharap dengan pertemuan ini ada jalinan komunikasi yang lebih baik sehingga penyelenggaraan Pesparawi VII Provinsi Kalimantan Barat bisa berjalan sesuai harapan" harapnya

Penulis: zulkifli
Editor: Arief

Panitia Siap Gelar Pesparawi VII Kalbar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Panitia Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) mematangkan persiapan pelaksanaan Pesparawi VII Tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2013, bertempat di Balairung Kantor Wali Kota Singkawang, Selasa (20/8/2013).
Dalam kegiatan tersebut hadir Wali Kota Singkawang, Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Sekretariat Daerah Provinsi Kalbar dan jajaran pejabat di Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Kasi Bimas Kristen Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kalbar, dan Panitia Pesparawi.
Wali Kota Singkawang, Awang Ishak, dalam arahannya mengharapkan agar panitia yang sudah dibentuk melalui SK Gubernur Provinsi Kalimantan Barat Nomor 627/KESSOS/2011 bekerja secara maksimal, agar kegiatan Pesparawi Kalbar yang akan diselenggarakan di Kota Singkawang tersebut bisa berjalan sesuai dengan tujuan.
"Momen kegiatan ini diharapkan bisa dikemas dengan baik dan bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat khususnya Kota Singkawang. Masyarakat bisa mengemas rumahnya menjadi Home Stay, UMKM akan mendapat tampias rezeki, dan sebagainya" kata Awang.
Sementara itu Kepala Biro Kessos Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Susanto Tri Nugroho, dalam kesempatan tersebut menyampaikan untuk meraih kesuksesan penyelenggaraan Pesparawi VII Provinsi Kalimantan Barat, pihaknya sudah melakukan konsultasi dan koordinasi dengan pimpinan di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
"Dalam waktu yang tidak terlalu lama, kita akan mengumpulkan para Sekda seluruh Provinsi Kalimantan Barat dan panitia diharapkan bisa melaksanakan ekspos terkait dengan persiapan dan permasalahan yang dihadapi" kata Tri.
Ketua Umum Penyelenggaraan Pesparawi VII, Libertus, mengatakan kesiapannya untuk melakukan ekspos.
"Kapan saja kita sudah siap apabila Bapak Gubernur meminta kami selaku panitia pelaksana untuk ekspos. Kegiatan Pesparawi VII ini merupakan gawai kita bersama, kami berharap dengan pertemuan ini ada jalinan komunikasi yang lebih baik sehingga penyelenggaraan Pesparawi VII Provinsi Kalimantan Barat bisa berjalan sesuai harapan" harapnya
Penulis: zulkifli
Editor: Arief

Jumat, 04 Oktober 2013

Lebih. Rp8 Miliar




By
Ket Photo: M Zeet H Assovie
Font size: Decrease font Enlarge font
PEMKOT Singkawang dan seluruh panitia, melakukan ekspose persiapan pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) VII Kalimantan Barat yang akan dilaksanakan di Bumi Bertuah Gayung Bersambut pada 21 - 25 Oktober 2013 mendatang.

Dalam ekspose dihadapan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, M. Zeet Hamdy Assovie. Ketua Umum Pesparawi VII, Libertus bersama Sekda Kota Singkawang, Syech Bandar menyebutkan acara pembukaan akan digelar di Stadion Kridasana.
“Rencana pembukaan Pesparawi, dilaksanakan di Stadion Kridasana, ini dengan pertimbangan banyaknya peserta yang akan hadir,” kata Libertus.
Semantara untuk jumlah cabang lomba, dikatakan Libertus, dimungkinkan sekitar 11 cabang. Kemudian juga akan diisi dengan pameran Pesparawi, kegiatan Seminar, Musda. Sementara mengenai anggaran yang akan digunakan, lebih dari Rp8 Miliar.
Sekda Kota Singkawang, Syech Bandar menyebutkan untuk pembukaan, yang direncanakan diisi dengan tarian, sekitar 500 penari dari kota ini terus berlatih untuk memantapkan sebelum tampil nanti. “Untuk penarinya, setiap hari selalu berlatih di Stadion Kridasana,” kataBandar.
Ketika Ekspose di Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Sekretaris daerah Provinsi Kalbar, M. Zeet Hamdy Assovie meminta panitia pesta paduan suara gerejawi (Pesparawi) VII tingkat Provinsi Kalbar di Singkawang harus betul-betul berhemat dalam mengelola anggaran yang akan gunakan dalam even tiga tahunan umat kristiani tersebut.
Mantan Sekda Kota Singkawang juga menganjurkan panitia mengandeng sponsor untuk mendukung acara. Singkawang diharapkan menjadi inspirator untuk pespartawi berikutnya. Musyawarah daerah dalam Pesparawi, Kata Zeet nantinya dipercepat sehingga untuk pesparawi berikutnya bisa dicicil untuk dimasukkan ke APBD, dalam arti kita membangun sistem.
M Zeet mengharap pelaksanaan Pesparawi ke depan, memang system pengaturan kontingen menjadi tanggung jawab Kabupaten Kota, sehingga panitia hanya menyediakan tempat dan mensukseskan acara. Teknis acara, Sekda Prov Kalbar yang pernah menggelar MTQ Internasional beberapa waktu yang lalu di Pontianak itu memberikan masukan yang harus dicermati, panitia mengenai listrik, performance, atribut, lighting, air bersih.
Sekda Provinsi yang juga Ketua PBNU Kalbar akan mengerahkan pamswakarsa sukarela dari NU dan GP Anshor untuk  membantu panitia Pesparawi. Nanti menginapnya diposkokan di pondok pesantren Singkawang, jadi panitia fokus ke acara dan tidak perlu memikirkannya lagi.(fah)

 http://www.pontianakpost.com/pro-kalbar/singkawang/8493-lebih-rp8-miliar.html

Panitia Pesparawi Matangkan Persiapan Penyelenggaraan


By
Ket Photo: RAKOR: Rapat koordinasi Panitia Pelaksana Pesparawi VII Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2013. Ramses/Pontianak Post
Font size: Decrease font Enlarge font
SINGKAWANG-Panitia Pelaksana Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) VII Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2013 mengadakan rapat koordinasi guna mematangkan persiapan penyelenggaraan kegiatan, di Balairung Kantor Walikota Singkawang, Selasa (20/8). Dalam kegiatan tersebut hadir Walikota Singkawang, Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Sekretariat daerah Provinsi Kalimantan Barat dan jajaran pejabat di Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Kasi Bimas Kristen Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Kalimantan Barat, panitia Pesparawi VII Provinsi Kalimantan Barat, dll.

Wali Kota Singkawang, Awang Ishak, dalam arahannya mengharapkan agar panitia yang sudah dibentuk melalui SK Gubernur Provinsi Kalimantan Barat Nomor 627/KESSOS/2011 bekerja secara maksimal, agar kegiatan Pesparawi Tingkat Provinsi yang akan diselenggarakan di Kota Singkawang tersebut bisa berjalan sesuai dengan tujuan.
“Momen kegiatan ini diharapkan bisa dikemas dengan baik dan bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat khususnya Kota Singkawang. Masyarakat bisa mengemas rumahnya menjadi Home Stay, UMKM akan mendapat tempias rezeki, dan lain-lain” kata Awang. Kepala Biro Kessos Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Susanto Tri Nugroho, dalam kesempatan tersebut menyampaikan untuk meraih kesuksesan penyelenggaraan Pesparawi VII Provinsi Kalimantan Barat, pihaknya sudah melakukan konsultasi dan koordinasi dengan pimpinan di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. “Dalam waktu yang tidak terlalu lama, kita akan mengumpulkan para Sekda seluruh Provinsi Kalimantan Barat dan panitia diharapkan bisa melaksanakan ekspos terkait dengan persiapan dan permasalahan yang dihadapi” kata Tri.
Ketua Umum Penyelenggaraan Pesparawi VII, Libertus, mengatakan kesiapannya untuk melakukan ekspos. “Kapan saja kita sudah siap apabila Bapak Gubernur meminta kami selaku panitia pelaksana untuk ekspos. Kegiatan Pesparawi VII ini merupakan gawe kita bersama, kami berharap dengan pertemuan ini ada jalinan komunikasi yang lebih baik sehingga penyelenggaraan Pesparawi VII Provinsi Kalimantan Barat bisa berjalan sesuai harapan” harap Liber. (mse)

Panitia Bahas Pedum Anggaran


Singkawang, 31/5/2013 Panitia Pesparawi VII Tingkat Propinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan rapat panitia bertempat di secretariat LPPD Kota Singkawang, Jum’at malam (31/5).
Rapat dipimpin ketua harian, Libertus dan dihadiri oleh pengurus inti dan coordinator bidang dan anggota panitia Pespawari VII Propinsi Kalimantan Barat.
Dalam pertemuan tersebut disampaikan tentang pagu anggaran yang sudah terakomodir pada APBD Kota Singkawang dan Propinsi Kalimantan Barat.
“Pertemuan ini membahas tentang pedoman dalam pencairan dan pertanggungjawaban anggaran, yang akan digunakan untuk menunjang kegiatan Pesparawi. Kami akan mempertanggungjawabkab anggaran ini dengan sebaik-baiknya” kata Liber.

Liber mengharapkan agar setiap ketua bidang mempersiapkan diri, jika dalam persiapan maupun pelaksanaan ada kendala diharapkan untuk segera melakukan koordinasi dan konsultasi dengan koordinator masing-masing. (Hum Kota Singkawang)

Biar Bumi Berguncang Pesparawi Tetap Berkibar

Singkawang, InfoPublik - Ketua Umum Panitia Pesparawi VII Provinsi Kalimantan Barat,  Libertus, mengimbau kepada seluruh panitia agar lebih meningkatkan kesiapannya dalam menghadapi Pesparawi karena pelaksanaannya sudah berada di ambang pintu.
Di berbagai kesempatan baik langsung maupun lewat SMS dan BBM, Liber selalu mengingatkan kepada semua panitia agar selalu dalam kondisi siap untuk melaksanakan kegiatan Pesparawi VII.
“Pesparawi VII akan digelar dari 21 - 25 Oktober 2013 di Kota Singkawang, namun gaungnya telah menggema di mana-mana, baliho dan berita-berita di koran perihal Pesparawi sudah sering dipublikasikan,” katanya, Senin (9/9).
Oleh karena itu, ia sangat berharap agar panitia tetap mempunyai semangat yang  prima dengan kondisi apapun, yang terpenting ada kemauan untuk bekerja dan mensukseskan pelaksanaan Pesparawi.
Liber juga mengungkapkan sudah dua tahun lebih panitia mengorbankan waktu dan pikirannya untuk mempersiapkan pelaksanaan Pesparawi VII, dan dia juga menyampaikan kebahagiaannya dengan adanya dukungan  yang luar biasa dari Walikota, Wakil Walikota dan Sekda Kota Singkawang serta jajarannya yang telah memberikan support dan bantuan serta kerjasamanya dalam pelaksanaan Pesparawi VII.
“Semangat Pemerintah Kota Singkawang sebagai tuan rumah perhelatan Pesparawi sangat luar biasa kami rasakan,” katanya.
Sekretaris Daerah Syech Bandar sangat responsif dan proaktif untuk mensukseskan pelaksanaan Pesparawi VII di kota Singkawang ini sebagai bumi bertuah gayung bersambut dalam motto “walau bumi berguncang, pesparawi tetap berkibar”.
Untuk itu, ia mengajak khususnya kepada panitia Pesparawi khususnya dan masyarakat Kota Singkawang umumnya, untuk merapatkan barisan dan kokohkan semangat juang dalam mensukseskan pelaksanaan Pesparawi VII Provinsi Kalimantan Barat.
Dengan keterbatasan anggaran, diharapkan masing-masing Bidang agar dapat melaksanakan tugas pokok dan fungsinya semaksimal mungkin, dengan cara mengelola keuangan secara optimal.
Kegiatan Pesparawi merupakan kegiatan sosial yang mempunyai nilai yang luhur, oleh karena itu sebagai panitia ia berharap semua teman-teman agar mengedepankan azas pelayanan.
“Lakukanlah secara ikhlas, walau anggaran terbatas. Yakinlah Tuhan Yang Maha Esa akan membalas semua aktivitas kita dan akan menuntun serta memberi jalan keluar pada setiap permasalahan yang dihadapi panitia,” kata Liber.
Ia menjelaskan bahwa Pesparawi sebagai misi gereja adalah kehidupan berjemaat, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara perlu membina persaudaraan, kesatuan dan persatuan terutama memperkokoh iman percaya kepada Tuhan yang dinilai sebagai suatu hasil yang positif.
Pesparawi harus mewujudkan kerukunan antar umat beragama dengan pemerintah secara nyata dan baik yang melukiskan kesatuan dan persatuan bangsa. sebagai umat Kristen, kita harus menyadari bahwa dari setiap kita dituntut tanggungjawab dan refleksi iman.
“Meskipun begitu dalam pelaksanaannya yang terlibat dalam kegiatan Pesparawi VII ini tidak hanya umat Kristen saja, semua lapisan masyarakat, dengan berbagai suku dan agama secara kompak saling bahu membahu dan memberikan dorongan, bersatu mensukseskan kegiatan Pesparawi VII,” kata Liber. (eddy/toeb)

M. ZEET MINTA PANITIA PESPARAWI BERHEMAT

PONTIANAK – Sekretaris daerah Provinsi Kalbar, M. Zeet Hamdy Assovie meminta panitia pesta paduan suara gerejawi (Pesparawi) VII tingkat Provinsi Kalbar di Singkawang harus betul-betul berhemat dalam mengelola anggaran yang akan gunakan dalam even tiga tahunan umat kristiani tersebut.

'' Panitia harus betul-betul pandai berhemat dalam menggunakan anggaran pesparawi, tenaga fungsional pegawai bisa dikoordinasikan,''. Kata M. Zeet saat menerima  ekspos Panitia Pesparawi VII di Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (11/9).
Selain itu, Mantan Sekda  Kota Singkawang ini menganjurkan panitia mengandeng sponsor untuk mendukung acara. Singkawang diharapkan menjadi inspirator untuk pespartawi berikutnya.
Musyawarah daerah dalam Pesparawi, Kata Zeet nantinya dipercepat sehingga untuk pesparawi berikutnya bisa dicicil untuk dimasukkan ke APBD, dalam arti kita membangun sistem.
'' Diharapkan kedepan memang sistem pengaturan kontingen menjadi tanggung jawab Kabupaten Kota, sehingga panitia hanya menyediakan tempat dan mensukseskan acara,'' ucap Zeet
Untuk teknis acara, Sekda Prov Kalbar yang pernah menggelar MTQ Internasional beberapa waktu yang lalu di Pontianak itu memberikan masukan yang harus dicermati, panitia mengenai listrik, performance, atribut, lighting, air bersih.
M. Zeet yang juga Ketua PBNU Kalbar akan mengerahkan pamswakarsa sukarela dari NU dan GP Anshor untuk  membantu panitia Pesparawi.
'' Kami akan kerahkan GP Anshor untuk Pesparawi, nanti nginapnya diposkokan di pondok pesantren Singkawang, jadi panitia focus ke acara dan tidak perlu memikirkannya lagi,'' Katanya.
Dalam Ekspos yang Ketua Umum Pesparawi VII, Libertus bersama Sekda Syech Bandar dan panitia, dipaparkan acara pembukaan pesparawi akan digelar di Stadion Kridasana,  cabang lomba yang berjumlah 11 cabang, pameran pesparawi, seminar, musda dan rencana penggunaan anggaran kurang lebih 8 milyar rupiah lebih. (HUM/HR).

Singkawang Tuan Rumah Pesparawi VII Kalbar


By
Font size: Decrease font Enlarge font
Singkawang. Ketua II Panitia Pelaksana Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) VII Kalbar, Pdt Matheos Mau STh mengajak seluruh elemen masyarakat berpartisipasi menyukseskan gawai besar ini.
“Pesparawi merupakan gawai kita bersama. Sudah sepantasnya kalau kita masyarakat Kota Singkawang menyukseskan kegiatan ini,” kata Matheos ditemui di Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Singkawang, kemarin.

Pesparawi VII tingkat provinsi ini akan dilaksanakan selama lima hari sejak 21 Oktober 2013 di Kota Singkawang. Setiap kabupaten/kota di Kalbar akan mengirimkan sekitar 200 peserta. Sehingga jumlah keseluruhannya sekitar 2.800 peserta. “Belum lagi termasuk jumlah supporter yang hadir. Sangat disayangkan kalau kesempatan ini tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat Kota Singkawang,” kata Matheos.

Menurut dia, Bidang Dokumentasi, Humas dan Publikasi mempunyai peran yang sangat strategis dalam Pesparawi ini. Makanya, dia mengharapkan bidang ini lebih meningkatkan kinerjanya dan segera mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat Kota Singkawang khususnya, dan Kalbar umumnya. “Dengan keterbatasan anggaran yang ada di kepanitiaan, kami sangat mengharapkan seluruh masyarakat baik pengusaha, organisasi, instansi, dan lainnya untuk berpartisipasi dalam mensosialisasikan gawai ini, melalui spanduk, baliho brosur, dan lainnya,” harap Matheos.

Dia menjelaskan, Pespawari ini untuk meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan, tata cara dan pola hidup semakin terarah kepada kepenuhan Firman Tuhan, hidup dalam kasih dan peduli terhadap sesama.

Selain itu, tambah Matheos, menjadi bagian dari pelayanan Kristiani, khususnya dalam era pembangunan nasional saat ini. Sehingga kesejahteraan masyarakat semakin terwujud, saling memerhatikan satu dengan lainnya, yang merasa mampu hendaklah menopang yang lemah, sebaliknya yang lemah bersedia dituntun. “Terjun dalam Pesparawi sesungguhnya sama seperti keikutsertaan dalam kebaktian pelayanan kesaksian paduan suara di Gereja. Setiap yang terlibat, konduktor, sopran, alto, tenor dan bas hingga pemusik yang mengiringi, harus selalu tampil dengan penuh tanggungjawab. Sehingga paduan suara yang dilantunkan adalah merupakan refleksi iman,” jelas Matheos.

Pesparawi ini juga untuk memahami keanekaragaman denominasi sebagai anugerah Tuhan yang disyukuri, agar terwujud kerukunan. “Tembok-tembok pemisah akan semakin menipis. Sehingga setiap umat Kristen dimanapun menikmati persaudaraan, seiman dan rukun dalam sikap dan tindakan sehari-hari,” kata Matheos.

Di sisi lain, Matheos mengharapkan saudara-saudara beragama lainnya juga bersikap sama karena ke-Bhineka-an sebagai bangsa hendaklah dijadikan sebagai sarana kesemarakan hidup berbangsa dan bernegara, bukan untuk menekan yang lain. (dik)

Pesparawi, Sarana Wujudkan Kerukunan

Wakil Walikota Singkawang Edy R Yacoub, Pesparawi Singkawang
Mordiadi
Wakil Walikota Singkawang, Drs H Edy R Yacoub, membuka Pesparawi Kota Singkawang di Gereja Kristen Kalimantan Barat (GKKB) Jalan Stasiun, Jumat (28/10)
Singkawang
 – 
Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) merupakan salah satu sarana untuk mewujudkan kerukunan internal umat Kristiani. Selain itu, sebagai bagian dari kegiatan memperkuat jiwa, membentengi diri dan meneguhkan keimanan di tengah-tengah pergaulan dunia (global).
“Rukun dan damai itu indah, kasih sayang dan toleransi itu berkah. Marilah kita suburkan semua itu,” ajak Wakil Walikota Singkawang Drs H Edy R Yacoub, ketika membuka Pesparawi tingkat Kota Singkawang di Gereja Kristen Kalimantan Barat (GKKB) Jalan Stasiun, Jumat (28/10) lalu.
Kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari itu bertemakan “Bangun dan Pujilah Tuhan Allah-mu Sampai Selama-lamanya.” Ketika acara pembukaan ditampilkan Pujian Solo, Koor Akademi Inteos Singkawang, Vocal Grup dari Gereja Kasih Karunia dan Koor dari Gereja HKBP.
Dalam kesempatan tersebut, hadir Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kalbar AB Tandiling, Ketua LPPD Kota Singkawang Ahyadi dan Ketua Panitia Pesparawi Tavip P Purba.
Wakil Walikota Edy R Yacoub mengharapkan, Pesparawi tingkat Kota Singkawang dapat memupuk kekompakan LPPD untuk menyambut Pesparawi Tingkat Provinsi Kalbar, yang akan diselenggarakan di Kota Singkawang tahun 2013 mendatang.
Selain untuk memupuk kesiapan menghadapi Pesparawi Tingkat Provinsi Kalbar, Edy mengharapkan dengan kegiatan tersebut akan terpupuk perilaku yang sesuai dengan penanaman nilai-nilai agama, sebagai landasan moral dan etika.
“Nilai-nilai agama tersebut sangat penting ditanamkan, karena ini merupakan faktor dapat mendorong terbentuknya masyarakat beradab yang damai, adil, sejahtera dan bermartabat,” kata Edy. (dik)
Sumber :  http://www.equator-news.com/lintas-utara/singkawang/20111101/pesparawi-sarana-wujudkan-kerukunan