Gubernur dan Wakil Gubernur

Gubernur dan Wakil Gubernur

Jumat, 04 Oktober 2013

Lebih. Rp8 Miliar




By
Ket Photo: M Zeet H Assovie
Font size: Decrease font Enlarge font
PEMKOT Singkawang dan seluruh panitia, melakukan ekspose persiapan pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) VII Kalimantan Barat yang akan dilaksanakan di Bumi Bertuah Gayung Bersambut pada 21 - 25 Oktober 2013 mendatang.

Dalam ekspose dihadapan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, M. Zeet Hamdy Assovie. Ketua Umum Pesparawi VII, Libertus bersama Sekda Kota Singkawang, Syech Bandar menyebutkan acara pembukaan akan digelar di Stadion Kridasana.
“Rencana pembukaan Pesparawi, dilaksanakan di Stadion Kridasana, ini dengan pertimbangan banyaknya peserta yang akan hadir,” kata Libertus.
Semantara untuk jumlah cabang lomba, dikatakan Libertus, dimungkinkan sekitar 11 cabang. Kemudian juga akan diisi dengan pameran Pesparawi, kegiatan Seminar, Musda. Sementara mengenai anggaran yang akan digunakan, lebih dari Rp8 Miliar.
Sekda Kota Singkawang, Syech Bandar menyebutkan untuk pembukaan, yang direncanakan diisi dengan tarian, sekitar 500 penari dari kota ini terus berlatih untuk memantapkan sebelum tampil nanti. “Untuk penarinya, setiap hari selalu berlatih di Stadion Kridasana,” kataBandar.
Ketika Ekspose di Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Sekretaris daerah Provinsi Kalbar, M. Zeet Hamdy Assovie meminta panitia pesta paduan suara gerejawi (Pesparawi) VII tingkat Provinsi Kalbar di Singkawang harus betul-betul berhemat dalam mengelola anggaran yang akan gunakan dalam even tiga tahunan umat kristiani tersebut.
Mantan Sekda Kota Singkawang juga menganjurkan panitia mengandeng sponsor untuk mendukung acara. Singkawang diharapkan menjadi inspirator untuk pespartawi berikutnya. Musyawarah daerah dalam Pesparawi, Kata Zeet nantinya dipercepat sehingga untuk pesparawi berikutnya bisa dicicil untuk dimasukkan ke APBD, dalam arti kita membangun sistem.
M Zeet mengharap pelaksanaan Pesparawi ke depan, memang system pengaturan kontingen menjadi tanggung jawab Kabupaten Kota, sehingga panitia hanya menyediakan tempat dan mensukseskan acara. Teknis acara, Sekda Prov Kalbar yang pernah menggelar MTQ Internasional beberapa waktu yang lalu di Pontianak itu memberikan masukan yang harus dicermati, panitia mengenai listrik, performance, atribut, lighting, air bersih.
Sekda Provinsi yang juga Ketua PBNU Kalbar akan mengerahkan pamswakarsa sukarela dari NU dan GP Anshor untuk  membantu panitia Pesparawi. Nanti menginapnya diposkokan di pondok pesantren Singkawang, jadi panitia fokus ke acara dan tidak perlu memikirkannya lagi.(fah)

 http://www.pontianakpost.com/pro-kalbar/singkawang/8493-lebih-rp8-miliar.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar