By
14/09/2013 10:47:00
Ket Photo: M Zeet H Assovie
PEMKOT
Singkawang dan seluruh panitia, melakukan ekspose persiapan pelaksanaan
Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) VII Kalimantan Barat yang akan
dilaksanakan di Bumi Bertuah Gayung Bersambut pada 21 - 25 Oktober 2013
mendatang.
Dalam ekspose dihadapan Sekretaris Daerah Provinsi
Kalimantan Barat, M. Zeet Hamdy Assovie. Ketua Umum Pesparawi VII,
Libertus bersama Sekda Kota Singkawang, Syech Bandar menyebutkan acara
pembukaan akan digelar di Stadion Kridasana.
“Rencana pembukaan Pesparawi, dilaksanakan di
Stadion Kridasana, ini dengan pertimbangan banyaknya peserta yang akan
hadir,” kata Libertus.
Semantara untuk jumlah cabang lomba, dikatakan
Libertus, dimungkinkan sekitar 11 cabang. Kemudian juga akan diisi
dengan pameran Pesparawi, kegiatan Seminar, Musda. Sementara mengenai
anggaran yang akan digunakan, lebih dari Rp8 Miliar.
Sekda Kota Singkawang, Syech Bandar menyebutkan
untuk pembukaan, yang direncanakan diisi dengan tarian, sekitar 500
penari dari kota ini terus berlatih untuk memantapkan sebelum tampil
nanti. “Untuk penarinya, setiap hari selalu berlatih di Stadion
Kridasana,” kataBandar.
Ketika Ekspose di Kantor Gubernur Kalimantan Barat,
Sekretaris daerah Provinsi Kalbar, M. Zeet Hamdy Assovie meminta
panitia pesta paduan suara gerejawi (Pesparawi) VII tingkat Provinsi
Kalbar di Singkawang harus betul-betul berhemat dalam mengelola anggaran
yang akan gunakan dalam even tiga tahunan umat kristiani tersebut.
Mantan Sekda Kota Singkawang juga menganjurkan
panitia mengandeng sponsor untuk mendukung acara. Singkawang diharapkan
menjadi inspirator untuk pespartawi berikutnya. Musyawarah daerah dalam
Pesparawi, Kata Zeet nantinya dipercepat sehingga untuk pesparawi
berikutnya bisa dicicil untuk dimasukkan ke APBD, dalam arti kita
membangun sistem.
M Zeet mengharap pelaksanaan Pesparawi ke depan,
memang system pengaturan kontingen menjadi tanggung jawab Kabupaten
Kota, sehingga panitia hanya menyediakan tempat dan mensukseskan acara.
Teknis acara, Sekda Prov Kalbar yang pernah menggelar MTQ Internasional
beberapa waktu yang lalu di Pontianak itu memberikan masukan yang harus
dicermati, panitia mengenai listrik, performance, atribut, lighting, air
bersih.
Sekda Provinsi yang juga Ketua PBNU Kalbar akan mengerahkan pamswakarsa sukarela dari NU dan GP Anshor untuk membantu
panitia Pesparawi. Nanti menginapnya diposkokan di pondok pesantren
Singkawang, jadi panitia fokus ke acara dan tidak perlu memikirkannya
lagi.(fah)
http://www.pontianakpost.com/pro-kalbar/singkawang/8493-lebih-rp8-miliar.html


Tidak ada komentar:
Posting Komentar